Citra SBY Tak lagi Populer di Mata Buruh

11/02/2009 00:03

Jakarta - Berdasarkan survei Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, kaum buruh tak lagi berniat memilih Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Pemilu 2009. Dari sampel 5.123 responden buruh baik BUMN maupun swasta, 80,6 persen di antaranya menyatakan tak menginginkan SBY, hanya 17,2 persen yang setuju dan sisanya menyatakan abstain. Hal itu dikatakan Ketua Presidium Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN Bersatu FX Arief Poyuono saat konferensi pers mengenai Suara Kaum Buruh Menjelang Pemilu 2009 di Hotel Aston Atrium, Jakarta, Kamis (22/1).

"Dari survei itu jelas terlihat ternyata gencarnya aksi-aksi populis SBY seperti menurunkan harga BBM hingga 3 kali, melakukan sidak, dan beriklan ternyata tak mendongkrak elektibilitas SBY di mata pemilih," kata Arief. Meski citra SBY tak lagi populer di mata kaum buruh, berdasar data survei, tokoh yang paling sering diperbincangkan menjelang pemilu adalah SBY yakni sebesar 34,9 persen, disusul Megawati Soekarnoputri 14,2 persen, dan Jusuf Kalla meraih 14,4 persen. "Memang SBY paling banyak dibicarakan buruh, tetapi karena kebijakannya yang tak memihak pada buruh dan justru memojokkan nasib buruh," ujarnya.

Beberapa kebijakan yang tak populis, menurut Arief, di antaranya revisi UU No 13/2003 tentang Tenaga Kerja, nilai upah yang ditetapkan tak sesuai dengan peningkatan kebutuhan hidup, dan tak ada jaminan kepastian kerja serta kesejahteraan buruh. Selain itu, kebijakan SKB 5 Menteri soal hari Sabtu-Minggu menjadi hari kerja, SKB 4 Menteri soal antisipasi krisis global, politik upah murah, penangkapan dan pemecatan aktivis buruh, dan penggunaan dana Jamsostek yang tak proburuh. "Semua kebijakan itu tak berpihak pada buruh dan ini yang menurunkan citra SBY di mata buruh," kata Arief.(hut)

—————

Back


Contact

Survey Buruh Indonesia

Jl.Cikini Raya no 60 ,Gedung Arva Cikini Blok 60 M

62-21-3140946


Survey Buruh Indonesia  didirikan pada 2005. Sejak berdiri, institusi ini telah terlibat dalam beberapa konsultansi, penelitian, dan kajian yang berkaitan dengan isu-isu sosial, kemasyarakatan, pemerintah dan politik. Selain itu, lembaga ini menyelenggarakan berbagai pelatihan indoor dan outdoor (outbond) untuk peningkatan sumberdaya manusia pada organisasi-organisasi swasta dan pemerintah, berkenaan dengan strategi komunikasi, kehumasan, jurnalisme, kepemimpinan, dan pencitraan.

Survey Buruh Indonesia mempunyai jaringan dengan Konfederasi, Federasi dan serikat serikat buruh/pekerja di Indonesia ,Survey Buruh Indonesia juga didukung oleh para ahli statistik yang berpengalaman




Poll

Apakah anda ingin Susilo bambang Yudhono sebagai president lagi? terkait dengan keadaan ekonomi keluarga anda

Ya
90%
90

Tidak
9%
9

Tidak Tahu
1%
1

Total votes: 100